Kamis, 25 September 2008

TINGGALKAN TANDAMU


Tahukah Anda ?

Joan Of Arc hanya berusia 19 tahun ketika ia mengepalai sepasukan tentara untuk memerdekakan Prancis dari Inggris.

John Calvin berusia 26 tahun saat ia mempublikasikan “lembaganya”.

Sir Isaac Newton menemukan hokum gravitasi pada saat ia berusia 23 tahun.

Henry Clay, “compromiser besar”, dikirim ke senat Amerika pada usia 29 tahun dan menjadi juru bicara perwakilan rakyat AS pada usia 34 tahun.

Raphael menggambarkan karya besarnya antara usia 25 sampai 30 tahun.

Mozart hanya hidup selama 35 tahun.

Tentu saja, kebanyakan dari kita tidak akan pernah mencapai posisi seperti individu-individu yang luar biasa diatas.

Setiap kita merupakan potongan dari pola yang unik. Tetapi, kebanyakan orang merasa bahwa mereka harus meninggalkan sesuatu yang lebih dari keberadaanya di dunia. Waktu aku masih muda, aku ingin membuat sesuatu. Setelah beberapa tahun, aku menyadari bahwa aku harus mengisi hidupku dengan mengamati banyak hal yang terjadi. Saat ini, aku sering menemukan bahwa aku tidak mempunyai ide apapun tentang apa yang terjadi.

Akan menolong untuk mengingat bahwa ada satu waktu untuk segala sesuatunya dan semua orang. Waktu kita untuk menghasilkan buah yang baik akan segera datang. Sambil menunggu kita bekerja sebaik-baiknya atau menemukan tempat melakukan pekerjaan kita dengan sebaik-baiknya atau tempat yang lebih baik, setelah kehidupan kita.

Pohon-pohon Aspen di Colorado bertumbuh dengan cepat.

Setelah terjadi suatu kebakaran hutan, aspen kadang kala merupakan pohon pertama yang tumbuh kembali. Mereka memenuhi hutan dengan cepat, memberikan keteduhan pada anak cemara yang lambat bertumbuh. Pohon cemara hijau ini tumbuh lebih lambat dari pohon, tetapi mereka hidup lebih lama dari pohon aspen. Setiap tanaman tumbuh dan berkembang sesuai waktunya.

Seperti juga setiap orang. Beberapa orang berhasil dengan sangat cepat, yang lainnya mengkontribusikan hal-hal yang penting dalam waktu yang lama. Jika kau belum menjadi dirimu sendiri, jangan khawatir.

Pelihara pekerjaan dan aspirasimu dengan ketelitian.

Jangan menyerah tetapi lebih baik sabar, pertumbuhan bisa saja lambat. Badai dan penyakit dapat saja menyerang, tetapi mereka juga dapat memangkasmu dan membuatmu lebih kuat. Dengan pemeliharaan yang tepat, kau akan panen dengan berlimpah pada waktunya.

KRISTEN KUPU-KUPU ATAU LEBAH


"Itulah yang harus ada di sampingnya dan haruslah ia membacanya seumur hidupnya untuk belajar takut akan TUHAN, Allahnya, dengan berpegang pada segala isi hukum dan ketetapan ini untuk dilakukannya." (Ulangan 17:19)
Apakah Anda belajar Alkitab seperti kupu-kupu ataukah lebah? Kupu-kupu beterbangan kesana kemari sambil hinggap di bunga-bunga. Menghisap hanya bagian atas dan puas hanya mendapatkan bagian atasnya saja. Manusia menikmati permainan lincah yang diperagakannya.
Tetapi di bagian lain ada seekor lebah yang tidak beranjak dari dalam sekuntum bunga?
Apa yang dikerjakannya? Tidur? Tidak!
Dengan tenang dan meyakinkan ia makan sampai ke dalam sari bunga itu. Dan tidak berhenti sampai ia puas mendapatkan apa yang diinginkannya.
Suatu saat musim dingin tiba, kupu-kupu itu mati dalam kelaparan, tetapi si lebah tetap bertahan hidup sebab makanan yang masih tersedia di dalam dirinya.
Anda menjadi Kristen yang bertipe kupu-kupu ataukah lebah?
Apakah Anda puas hanya sekilas membaca Alkitab?
Perhatikan kupu-kupu yang cuma sekilas menghisap makanannya. Ketika musim dingin datang, maka matilah dia. Anda tidak bisa menjadi orang Kristen yang tangguh kalau hanya sekilas saja memberikan makanan rohani kepada roh Anda. Manusia rohani Anda akan kurus dan kering. Jadi tidak heran bila nafsu Anda yang perkasa akan dengan mudah "membanting" manusia rohani Anda, sehingga setiap hari Anda taat kepada keinginan nafsu Anda.
Sebaliknya bila Anda memberikan makanan seperti lebah yang menggali sampai dalam sampai ia menemukan banyak makanan yang bergizi, maka Anda akan menjadi manusia rohani Anda tangguh. Bila godaan datang, karena manusia rohani Anda kuat, maka dengan mudah ia mengalahkannya.
Alkitab bukan sekedar buku wajib yang dibawa manakala kita ke gereja.
Alkitab adalah makanan rohani Anda.
Tuhan bahkan memberikan perintah agar kita membaca dan merenungkannya sampai seumur hidup!
Kalau saya bertanya kepada Anda, apakah Anda pernah merasa bosan makan sampai tiga kali sehari bahkan lebih?
Pernah? Tidak bukan?
Lalu mengapa kita harus bosan makan makanan rohani?
Mengapa pula kita harus bosan membaca Alkitab?
Semakin Anda makan terus, maka Anda akan mendapatkan berkat yang luar biasa dari Allah.
Kunci sukses Yosua merebut tanah Kanaan adalah melakukan firman Tuhan seperti dalam Yos, 1:8.
Yosua membaca dan merenungkan firman Tuhan itu siang dan malam. Hasilnya, dia berhasil masuk tanah Kanaan setelah menghalau musuh-musuhnya.

KERANJANG ARANG


Suatu cerita yang indah:
Seorang Kakek hidup di suatu perkebunan di suatu pegunungan sebelahtimur Negara bagian Kentucky (Amerika) dengan cucu lelakinya yg masihmuda. Setiap pagi Kakek bangun lebih awal dan membaca Alkitab di mejamakan di dapurnya. Cucu lelaki nya ingin sekali menjadi sepertikakeknya dan mencoba untuk menirunya dalam cara apapun semampunya..


Suatu hari sang cucu nya bertanya, " Kakek! Aku mencoba untuk membacaAlkitab seperti yang kakek lakukan tetapi aku tidak memahaminya, dan apayang aku pahami aku lupakan secepat aku menutup buku. Apa sih kebaikandari membaca Alkitab?" Dengan tenang sang Kakek dengan mengambilkeranjang tempat arang, memutar sambil melobangi keranjang nya iamenjawab, " Bawa keranjang ini ke sungai dan bawa kemari lagi penuhidengan air."
Maka sang cucu melakukan seperti yang diperintahkan kakek, tetapi semuaair habis menetes sebelum tiba di depan rumahnya.Kakek tertawa dan berkata, "Lain kali kamu harus melakukukannya lebihcepat lagi," Maka ia menyuruh cucunya kembali ke sungai dengan keranjangtsb untuk dicoba lagi. Sang cucu berlari lebih cepat, tetapi tetap,lagi2 keranjangnya kosong sebelum ia tiba di depan rumah. Denganterengah-engah, ia berkata kepada kakek nya bahwa mustahil membawa airdari sungai dengan keranjang yang sudah dibolongi, maka sang cucumengambil ember sebagai gantinya. Sang kakek berkata, " Aku tidak mauember itu; aku hanya mau keranjang arang itu. Ayolah, usaha kamu kurangcukup," maka sang kakek pergi ke luar pintu untuk mengamati usaha cuculaki-lakinya itu.Cucu nya yakin sekali bahwa hal itu mustahil, tetapi ia tetap inginmenunjukkan kepada kakek nya, biar sekalipun ia berlarisecepat-cepatnya, air tetap akan bocor keluar sebelum ia sampai kerumah. Sekali lagi sang cucu mengambil air ke dalam sungai dan berlarisekuat tenaga menghampiri kakek, tetapi ketika ia sampai didepan kakekkeranjang sudah kosong lagi.


Sambil terengah-engah ia berkata, " Lihat Kek, percuma!" " Jadi kamupikir percuma?" Jawab kakek. Kakek berkata, " Lihatlah keranjangnya. "Sang cucu menurut, melihat ke dalam keranjangnya dan untuk pertamakalinya menyadari bahwa keranjang itu sekarang berbeda. Keranjang ituTELAH BERUBUH dari keranjang arang yang tua kotor dan kini BERSIH LUARDAN DALAM.


"Cucuku, hal itulah yang terjadi ketika kamu MEMBACA ALKITAB. Kamu TIDAKBISA MEMAHAMI atau INGAT segalanya, tetapi KETIKA kamu MEMBACANYA LAGI,kamu AKAN BERUBAH, luar dalam. Itu adalah KARUNIA dari ALLAH di dalamhidup kita."
Sepenggal kata mutiara: "Teman yang baik adalah seseorang yang dapatberkata BENAR kepada kita, dan bukan orang yang selalu MEMBENAR-BENARKANperkataan kita, tanpa memberi NASIHAT dan KOREKSI"
Nah teman, jadilah BERKAT bagi yang lain, dan TEMAN YANG SEJATI
Tuhan memberkati.

Rabu, 10 September 2008

KEBAHAGIAAN DARINYA


Kebahagiaan adalah disaat engkau sanggup untuk menahan kesabaran untuk tidak melepaskan amarah saat dirimu mengalami tekanan batin, mengalami penghianatan dari keluarga, teman dan sahabatmu bahkan dari orang yang paling kamu kasihi sekalipun. Kebahagiaan akan sanggup engkau rasakan disaat engkau sanggup untuk mengucapk syukur untuk segala berkat dan segala sesuatu yang kau dapatkan dariNya..


Tidak peduli senang atau susah, gembira atau menangis, beruntung atau melarat itu semua akan menjadi proses pemurnian dari dari diri dan jiwamu untuk lebih kuat, semakin kuat dan tambah kuat untuk datang kepadaNya. ingat.... kita ini hanya segumpal debu tanah yang dibentuk olehNya. Kita tidak punya kekuatan untuk melawan, tidak pula punya kuasa untuk menghindari ajaibnya perbuatan yang DIA telah lakukan pada kita. Kita tidak punya hak untuk membelokkan maksud dan tujuan DIA membentuk kita demikian, karena kita ini adalah ciptaannya yang paling DIA kasihi.


Karena KASIH IA rela untuk meninggalkan tempat Kudusnya, turun ke tempat kita yang fana dan penuh dosa ini untuk melepaskan kita dari kotornya lembah dosa, dan kita akan dibaharui seperti semula ia menciptakan kita. IA telah membasuh kita, dan membuat kita lebih bernilai.


KETIKA KITA BERTEMU


Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, Itulah kesempatan. Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan. Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, Itupun adaah kesempatan. Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan. Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan. Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu Dan tetap memilih untuk mencintainya, Itulah pilihan. Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita. Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan. Berbicara tentang pasangan jiwa, Ada suatu kutipan dari film yang Mungkin sangat tepat : "Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil" Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang Yang diciptakan hanya untukmu. Tetapi tetap berpulang padamu Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya dan mempertahankannya, atau tidak... Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, Adalah pilihan yang harus kita lakukan. Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna