Rabu, 16 September 2009

3 SESI KEHIDUPAN



Hari kemarin. (PAST)Anda tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi. Anda tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
Anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan;dan mengulangi kegembiraan yang anda rasakan kemarin.Biarkan hari kemarin lewat; lepaskan saja...
Hari esok. (FUTURE)Hingga mentari esok hari terbit, Anda tak tahu apa yang akan terjadi.Anda tak bisa melakukan apa-apa esok hari.Anda tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.Esok hari belum tiba; biarkan saja...tapi......
Hari ini. (PRESENT)Pintu masa lalu telah tertutup;Pintu masa depan pun belum tiba.Pusatkan saja diri anda untuk hari ini.Anda dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila anda mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.
Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya. Karena yang ada hanyalah hari ini; hari ini yang abadi. Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat, meski mereka berlaku buruk pada anda.Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini, karena mungkin besok cerita sudah berganti. Ingatlah bahwa anda menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri anda sendiri Jadi, jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau masa depan membuatmu bingung, lakukan yang terbaik HARI INI dan lakukan SEKARANG juga!

Selasa, 15 September 2009

PENERIMAAN

Mirna dan Jack hidup dalam obat bius, pesta-pora, dan kumpul kebo. Mirna mengira orangtua Jack pasti sangat membencinya. Ia keliru. Pada malam Natal, mereka berdua diundang makan bersama keluarga Jack. Mirna memakai kostum ala penyanyi rock dengan tato di tangan, tetapi orangtua Jack tetap bersikap ramah. Ibu Jack sering menelepon sesudah itu. Memberinya nasihat rohani. Mulanya Mirna mencibir. Suatu hari kecanduannya makin parah. Mirna merasa sangat ketakutan, lalu menelepon si ibu. Orangtua Jack datang bersama pendeta, mendoakan dan memeluknya. Ia terharu sekali karena merasa diterima. Sejak itu Mirna dan Jack menerima Kristus. Dalam pergaulan sehari-hari, kerap kita jumpai orang yang imannya lemah. Ada yang masih percaya takhayul, gaya hidupnya duniawi, atau terikat dosa tertentu. Banyak pula yang belum beriman, bahkan mencela Kristus. Bagaimana sikap kita? Menghakimi dan menjauhi mereka? Rasul Paulus menantang kita untuk menerima mereka apa adanya (ayat 7), sebagaimana

Kristus telah menerima kita. Menerima bukan berarti menyetujui perbuatan dosanya, melainkan "menanggung kelemahannya" (ayat 15). Artinya, berusaha menanggung rasa tidak nyaman ketika menghadapi kelemahannya, sambil berdoa dan berusaha membangun imannya.

Menerima orang seperti Mirna tidaklah mudah. Lebih gampang meninggalkan orang bermasalah seperti dia, lalu bergaul dengan kawan seiman yang lebih menyenangkan. Di sini dibutuhkan penyangkalan diri, kesabaran, dan kerendahan hati. Namun, percayalah: penerimaan Anda akan menyentuh hidup mereka!

SEBUAH PENERIMAAN YANG TULUS

MEMBUAT JALAN MENUJU TUHAN MENJADI MULUS

Kamis, 10 September 2009

Cukup Berbuat Begini Saja


1- Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut. Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangatlah gampang, cukup memelihara kebiasaan yang baik. -


2- Ada seorang adik kecil menjadi murid di toko sepeda, suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tersebut. Selain memperbaiki sepeda tersebut, si adik kecil juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap, murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik untuk bekerja di tempatnya. Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup rugi sedikit saja. -


3- Seorang anak berkata kepada ibunya: "Ibu hari ini sangat cantik", ibu menjawab: "Mengapa?" anak jawab: "Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah marah". Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah. -


4- Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah, temannya berkata: "Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur". Petani mejawab: "Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku". Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja. -


5- Ada sebuah toko yang lampunya selalu terang-benderang, ada yang bertanya: "Lampu merek apa yang dipakai sehingga begitu awet?": Pemilik toko berkata: "Lampu kami juga sering rusak, dan begitu rusak langsung diganti." Ternyata cara memelihara tetap terang sangat mudah, cukup sering diganti saja. -


6- Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal dipinggir jalan: "Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku". Katak "pinggir jalan" menjawab: "Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah". Beberapa hari kemudian katak "sawah" menjenguk katak "pinggir jalan" dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat. Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja. -


7- Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: "Mengapa engkau begitu santai?" Dia jawab sambil tertawa: "Karena barang bawaan saya sedikit". Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah atau memiliki sedikit saja

MASUK KAMAR MANDI



Kenapa yah kalo kita masuk ke kamar mandi/toilet pintunya harus ditutup, rapat dan terkunci?supaya tidak keliatan orang kita sedang ngapain didalam atau supaya orang tidak bisa masuk atau itu menandakan kalo ada orang didalam sedang mandi atau buang air. semua jawaban ini betul dan bisa diterima.


nah sekarang, kalau hanya kita sendiri yang ada dirumah tak ada siapapun, mengapa kita masih menutup dan mengunci pintu kamar mandi ketika kita berada didalamnya? apakah jawaban2 diatas masih bisa berlaku? tentu saja sudah tidak berlaku lagi bukan? toh cuman kita sendiri kok, ngapain juga takut keliatan orang lain? kalo takut sm kecoak dan cicak2 di dinding mungkin ia kali yah...atau takut sm setan? iiihhh gk beriman bgt seh..jaman gini masih takut ma setan,,pls deh ah.atau takut ada yg pasang minicam seperti kasus2 yg ada di tv beberapa tahun yg lalu? ih tambah kacau lagi tuh.
na loh ada yg bisa jawab gk neh..kalau aku bisa jawab dan semoga bisa diterima jawabannya buat semua yang baca ini. knp semua itu bisa terjadi karena dari kecil kita sudah diajar, kita sudah melakukan hal itu. dan itu sudah menjadi kebiasaan kita sampai beberapa tahun kemudian hingga kita umurnya sampai sekarang masih tetap menjadi kebiasaan kita.


Apapun kebiasaan yg kita lakukan dari kecil hingga sekarang, hal itu akan tetap melekat dan kita akan bawa kemana kita pergi, kemana kita berada. maka dari itu didikan orang tua sejak dari kita kecil menentukan siapa kita sekarang dan bagaimana kita sekarang. karena bagaimana pun kebiasaan, baik itu jelek atau baik, benar atau salah akan tetap melekat walau mungkin dalam proses itu terjadi perubahan atau titik balik dari yg jelek menjadi baik, atau bahkan dari yg sudah baik menjadi jelek, kebiasaan yg dulu pernah ada pasti akan tetap melekat.


ada pepatah yang mengatakan bahwa kita bisa karena terbiasa. pertanyaannya adalah terbiasa dengan hal yang baik atau terbiasa dengan hal yg jelek. maka dari itu sahabat2 ku yg kekasih, jadikanlah kebiasaan hari2 kita kebiasaan yang baik dan benar dimataNya sehingga hari2 kita aman menjadi hari2 yang menyenangkan buat kita dan buat DIRINYA.

Selasa, 08 September 2009

FOTO DI ATAS MEJA

Seorang artis pencandu obat-obatan dan divonis oleh dokter bahwa dia terkena virus HIV, kini tergolek sekarat di rumahnya. Seorang teman datang untuk menghibur dan mencoba menguatkan imannya. Namun dosa-dosa yang telah diperbuat sang artis ini telah membutakan nya sehingga dia merasa sangat putus asa. "Aku berdosa', katanya. "Aku telah menghancurkan hidupku sendiri dan kehidupan banyak orang di sekelilingku. Sekarang aku tersiksa dan tidak ada lagi yang bisa aku perbuat untuk memperbaikinya. Aku akan masuk neraka."
Temannya ini meihat ada sebuah potret gadis kecil yang cantik dan lucu dengan figura indah di atas meja kecil di samping tempat tidur sang artis. Lalu dia bertanya,"Foto siapa ini?"
Mendengar pertanyaan itu, si artis bangkit semangatnya dan menjawab dengan antusias, " Itu putriku. Dia adalah mutiara hidupku. Satu-satunya yang terindah yang aku miliki."
"Apakah kamu akan menolongnya jika dia mendapat kesulitan atau apakah kamu memaafkannya apabila dia melakukan kesalahan. Apakah kamu masih menyayanginya?", tanya sang teman.
"Tentu saja," jawab sang artis. "Aku akan melakukan apapun demi dia. Mengapa kamu bertanya seperti ini?"
"Saya ingin kamu tahu bahwa Allah juga punya foto dirimu di atas mejanya."
Sang artis tersentak. Sudah lama ia tidak mendengar kata Allah dan bahkan tidak pernah mengucapkannya.
Saudara, mengapa kita sering menghakimi diri kita sendiri dengan tuduhan-tuduhan yang kejam, dengan pikiran-pikiran yang jelek? Kalau kita saja mengahkimi diri sendiri seperti itu, bagaimana dengan orang lain? Apakah kita lupa, bahwa kita ini milik kepunyaan Allah? Apakah kita lupa pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib adalah untuk membuktikan kepada kita bahwa kita ini berharga dan mulia. Kita sangat sangat dikasihi-Nya. Seburuk apapun kesalahan dan pelanggaran kita, Allah mau mengampuninya. Kasih-Nya menutupi semuanya. Kasih-Nya tulus, yang dibuktikanNya dengan datang sebagai Bayi kecil, kemudian Dia mencurahkan darah-Nya untuk menebus kita dan menguduskan kita sekali untuk selamanya. Dia bukan hanya mempunyai foto diri kita, tapi juga keseluruhan hidup kita. Kita harus bersyukur karena kita terpahat ditanganNya.(Sumber : Buku Hikmat Dari Tuhan Tentang Kehidupan)

Selamat hari persiapan, GBU all!